Dicari agen di seluruh Indonesia - For Fast Response : 0855 402 363 88 (pr) atau 081 328 006 337 (lk) - Siap menerima order anda in syaaAllah


PENDIDIKAN ANAK (3)

7⃣ Tahap Ketujuh :
Apabila ia makan dari sebuah bejana, maka katakan kepadanya bahwa hendaklah ia makan apa yang ada di dekatnya.

Di dalam Ash-Shahihain, dari hadits Umar bin Abi Salamah رضي الله عنه, ia berkata : “Aku pernah makan, sedangkan tanganku lari ke sana kemari di dalam shafhah (tempat makan), lalu Nabi صلى الله عليه وسلم pun berkata kepadaku :

يَا غُلاَمُ، سَمِّ اللهَ وَكُلْ بِيَمِيْنِكَ وَكُلْ مِمَّا يَلِيْكَ

Wahai anak muda, bacalah basmalah, makanlah dengan tangan kananmu dan makanlah apa yang ada di dekatmu”.

8⃣ Tahap Kedelapan :
Biasakanlah ia di dalam kebaikan. Ketika umurnya telah menginjak tujuh tahun, latihlah ia untuk melaksanakan shalat.

Telah berkata Abu Dawud رحمه الله (1/No. 495) :

حَدَّثَنَا مُؤَمَّلُ بْنُ هِشَامٍ، - يَعْنِي الْيَشْكُرِيَّ - حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ، عَنْ سَوَّارٍ أَبِي حَمْزَةَ، - قَالَ أَبُو دَاوُدَ وَهُوَ سَوَّارُ بْنُ دَاوُدَ أَبُو حَمْزَةَ الْمُزَنِيُّ الصَّيْرَفِيُّ - عَنْ عَمْرِو بْنِ شُعَيْبٍ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ جَدِّهِ، قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم ‏ “‏ مُرُوا أَوْلاَدَكُمْ بِالصَّلاَةِ وَهُمْ أَبْنَاءُ سَبْعِ سِنِينَ وَاضْرِبُوهُمْ عَلَيْهَا وَهُمْ أَبْنَاءُ عَشْرِ سِنِينَ وَفَرِّقُوا بَيْنَهُمْ فِي الْمَضَاجِعِ

Muammal bin Hisyam (Al-Yasykuri) telah menceritakan kepada kami. Isma’il telah menceritakan kepada kami, dari Sawwa Abi Hamzah. Abu Dawud berkata : Ia adalah Sawwar bin Dawud Abu Hamzah Al-Muzani Ash-Shairafi. Dari Amr bin Syu’aib dari ayahnya, dari kakeknya, ia berkata : Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda : “Perintahkan anak-anakmu untuk shalat ketika mereka berumur tujuh tahun dan pukullah mereka jika menolak ketika berumur sepuluh tahun dan pisahkan tempat tidur di antara mereka”.

Hadits ini sanadnya hasan.

Muammal bin Hisyam seorang terpercaya (tsiqah) sedang Isma’il ia adalah Ibu ‘Ulaiyah seorang yang terkenal dan Sawwar ia seorang yang jujur (shaduq), ia punya beberapa kekeliruan sebagaimana dalam At-Taqrib dan haditsnya bisa dijadikan hujjah selama tidak termasuk dari kesalahannya sedang perawi-perawi lainnya telah dikenal.

Hadits ini punya jalan lain dari hadits Sabrah dalam Sunan Abu Dawud No. 494.

9⃣ Tahap Kesembilan :
Memisahkan tempat tidur anak-anak jika telah berumur sepuluh tahun, sebagaimana hadits sebelumnya.

Bersambung…إن شاء الله

Sumber :
Kitab Nashihatiy Lin-Nisaa’ karya Ummu ‘Abdillah Al-Wadi’iyyah  حفظها الله


http://tamananakshalih.blogspot.com/